Sardonoharjo Luncurkan Konsep “Koridor Wellness Multidesa Jawa” Ikuti Tren Pariwisata Regional Global

BUMKal Oerip Soemohardjo - Sardonoharjo Luncurkan Konsep “Koridor Wellness Multidesa Jawa” Ikuti Tren Pariwisata Regional Global  

Menggabungkan wisata kesehatan, budaya, dan keberlanjutan untuk pasar urban 2-4 jam perjalanan darat

Mrisen, 28 Mei 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Jamu Nasional, BUMKal Oerip Soemohardjo resmi memperkenalkan konsep pengembangan pariwisata “Koridor Wellness Multidesa Jawa”, sebuah model destinasi terpadu yang terinspirasi dari tren pertumbuhan pariwisata regional di koridor El Salvador–Guatemala yang kini menjadi salah satu yang tercepat di dunia. Program ini didukung oleh World Tourism Network Indonesia Chapter dan IHTPB – Indonesia Health Tourism Promotion Board sebagai pengembangan Wisata Edukasi Sardonoharjo yg telah bejalan lebih dulu dalam kelompok Usaha Halo Bumdes Wisata

Model ini memposisikan Sardonoharjo sebagai titik utama destinasi wisata kesehatan yang mengandalkan akses darat 2-4 jam dari kota besar seperti Semarang, Solo, dan Surabaya. Alih-alih bersaing sebagai destinasi tunggal, Sardonoharjo  menawarkan paket perjalanan singkat 1-2 hari yang terintegrasi dengan 2-3 desa mitra di sekitarnya.

Paket tersebut menggabungkan pengalaman River Yoga di alam terbuka, terapi herbal tradisional, serta wisata budaya dan kearifan lokal yang autentik. Seluruh kegiatan ditopang oleh program konservasi alam, kebersihan, dan penghijauan yang dijalankan bersama masyarakat desa.

“Pasar urban saat ini mencari destinasi yang dekat, aman, berkelanjutan, dan memberi pengalaman nyata. Kami melihat peluang besar dari tren exploration tourism yang tumbuh pesat secara global, di mana wisatawan memilih perjalanan darat singkat untuk mengakses beberapa pengalaman dalam satu perjalanan,” ujar Cahyo Binarto, Direktur BUMKal Oerip Soemohardjo.

Dukungan penuh juga datang dari pemerintah desa. “Pemerintah Kalurahan Sardonoharjo siap memfasilitasi dan menjaga keberlanjutan program ini agar berdampak langsung bagi kesejahteraan warga. Ini adalah langkah bersama untuk menjadikan Sardonoharjo desa wisata yang mandiri dan berbudaya,” tambah Harjuno Wiwoho,  Lurah Sardonoharjo.

Dukungan World Tourism Network Indonesia Chapter dan IHTPB Indonesia Health Tourism Promotion Board akan memperkuat aspek standardisasi layanan kesehatan wisata, jaringan pemasaran internasional, serta pelatihan SDM desa agar Sardonoharjo siap masuk ke pasar wisata kesehatan nasional dan global.

Tentang BUMKal Oerip Siwmoharjo  
 adalah badan usaha milik kalurahan/ desa  yang fokus mengembangkan potensi ekonomi lokal melalui pariwisata berbasis kesehatan, budaya, dan ekonomi kreatif. Dengan semangat kolaborasi, bekerja sama dengan masyarakat dan mitra swasta untuk menciptakan destinasi berkelanjutan yang memberikan manfaat langsung bagi warga desa.

Tentang World Tourism Network Indonesia Chapter  
World Tourism Network Indonesia Chapter adalah bagian dari World Tourism Network global yang fokus pada pengembangan pariwisata berkelanjutan, inklusif, dan berorientasi komunitas.

Tentang IHTPB – Indonesia Health Tourism Promotion Board  
IHTPB adalah lembaga yang mempromosikan Indonesia sebagai destinasi wisata kesehatan unggulan melalui standardisasi layanan, riset, dan kemitraan internasional.

Kontak Media:  
Ryan - Sasjiwa Wellness Space  
WA: +62 857-4726-2163

Back